jalan jalan ke malang

Jalan-Jalan ke Malang: Itinerary 3 hari

Jalan-jalan ke Malang adalah salah satu impian para pejalan. Apa saja wisata di Malang dan Batu yang patut dikunjungi?


Ada dua destinasi wisata favorit di Jawa Timur, Malang dan Banyuwangi. Saya pun beberapa kali sudah berkunjung ke Malang, tapi baru kali ini ke Malang dan Bromo. Tujuan utama saya kali ini berkunjung ke Bromo untuk melihat sunrise.

Saya pun berkunjung ke Malang dari Jogja tanggal 18 Januari-20 Januari 2019. Jogja-Malang ada beberapa opsi, mulai dari kereta ataupun bis. Kalo kereta yang paling terkenal ada Malioboro Express dengan range 100-300 ribu, kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif. Dengan kereta, waktu yang dihabiskan sekitar 8 jam.

Kalo menggunakan bis, hanya dengan harga 125 ribu, kamu mendapatkan gratis makan. Meskipun tergolong murah, bis bukanlah transportasi favorit dan hanya dipilih jika tiket kereta sudah ludes.

Hari Pertama

Saya sampai di Malang Hari Jum’at pukul 8 pagi, yang seharusnya sampai pukul 7. Kereta yang saya gunakan adalah Malabar Bisnis seharga 245 ribu. Sesampainya di Stasiun Malang, saya bersama kelima teman mencari sarapan di Pecel Pincuk Berkah di daerah Suhat/Soekarno-Hatta. Sarapan di sini recommended, karena rasa yang lumayan enak dan harga yang terjangkau. Pecel Pincuk ini pun juga searah menuju homestay tempat saya tinggal.

Karena Hari Jum’at, kami pun mulai mengelilingi kota setelah sholat Jum’at, jam 1. Tujuan pertama adalah makan siang di Bakso De Stadion di Kota Batu. Karena daerah wisata yang akan dikunjungi di daerah Batu, kami pun memutuskan makan siang di sini.

jalan jalan ke malang
Bakso De Stadion di Batu
jalan jalan ke malang
Pilihan bakso di De Stadion

FYI, dari Kota Malang ke Batu itu memakan waktu sekitar 30 menit. Wisata-wisata yang terkenal seperti Museum Angkut dan Jatim Park pun berada di Kota Batu. Ada banyak opsi bakso di Bakso De Stadion, seperti bakso keju, mercon atau beranak. Favorit saya pun bakso beranak karena di dalamnya ada beberapa bakso kecil. Sayangnya, harga di sini tergolong mahal, tapi ya karena Malang juga terkenal dengan baksonya, jadi gak papa deh.

Setelah makan siang, destinasi pertama saya adalah Taman Langit. Destinasi ini terletak cukup jauh dari pusat kota Batu, sekitar 20 menit lah. Untuk menuju ke sana pun saya menggunakan Grab Car atau Go-car. Namun, perlu diperhatikan ketika ingin pulang. Karena tempatnya yang jauh, kemarin pun saya perlu sekitar 20 menit untuk mencari ojek online yang ingin menjemput.

Jalan jalan ke Malang
Taman Langit di Batu

Untuk masuk ke Taman Langit, kamu perlu membayar 10 ribu aja. Harga yang cukup murah, dengan pemandangan yang cukup menawan di atas. Namanya juga taman, jadi kamu akan melihat banyak sekali tanaman yang dihias berbagai bentuk. Bahkan, kotak sampahnya pun dibuat dari tanaman loh.

Jalan jalan ke malang
Bukit Paralayang di Batu, harga mulai 350 ribu.

Setelah Taman Langit, kamu bisa berkunjung ke Bukit Paralayang. Namanya juga paralayang, jadi di sini kamu bisa naik Paralayang. Harganya pun beragam yang dimulai dari 350 ribu. Waktu saya ke sana, karena cuaca mendung sepertinya tidak ada paralayang yang terbang. Tapi jangan khawatir, tanpa paralayang pun bukit ini tetap indah loh buat mengambil gambar. Untuk masuk ke sini pun tidak perlu biaya sama sekali.

jalan jalan ke malang
Pintu masuk menuju Omah Kayu di Batu

Selanjutnya adalah Omah Kayu. Ketiga tempat tersebut berada di satu tempat ya, jadi kamu hanya perlu berjalan kaki yang gak terlalu jauh. Untuk masuk ke Omah Kayu, kamu hanya perlu membayar 10 ribu. Di sini pun menyediakan penginapan juga untuk kamu yang ingin bermalam. Sayangnya kemarin saya tidak sempat melihat ke bawah karena terlalu sore.

Omah Kayu dan Taman Langit itu tutup jam setengah 6 ya. Karena berada di hutan, jika terlalu malam tentunya akan mengerikan jika masih berada di dalam.

Jika waktu masih memungkinkan, kamu bisa kembali ke Malang kota untuk berkunjung ke Malang Night Paradise. Tiket masuknya 60 ribu. Di dalamnya menurut saya yang bagus adalah Magic Journey, Anda keliling sejenis sungai menggunakan perahu dan akan banyak bangunan2 replika luar negeri. Tapi, untuk masuk ke Magic Journey, Anda perlu membayar lagi 60 ribu.

Opsi saya kemarin pun berkunjung ke Alun-Alun Malang. Saya pikir Alun-Alun Malang akan seperti alun-alun di kota besar pada umumnya, akan banyak orang berjualan dan ramai. Sayangnya ketika di sana tidak ada apa-apa. Saya pun mencari makan malam di Tahu Lontong Lonceng. Menuju ke sana, kamu hanya perlu berjalan 10 menitan dari Alun-Alun Malang.

Jalan jalan ke Malang
Tampak depan Shabrina Homestay di Dinoyo

Bagaimana dengan tempat menginap? Rekomendasi saya jika ingin berkunjung ke Batu dan Malang Kota, menginaplah di daerah Dinoyo karena berada di antara kedua kota tersebut. Saya pun kemarin bermalam di Shabrina Homestay, dekat dengan Mall Dinoyo. Harganya pun cukup terjangkau, mulai dari 90 ribu rupiah. Lokasinya yang dekat dengan kedua kota dan mall membuat saya menyukai homestay tersebut.

Bagaimana dengan hari kedua? Saya lanjutkan di halaman selanjutnya.

5
Leave a Reply

avatar
2 Comment threads
3 Thread replies
2 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
3 Comment authors
Tikafauziananta1immi Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
immi
Guest
immi

Mba, nanya dong
kalau grab car dari malang ke batu abis berapa ya?

Tika
Guest
Tika

Wisata ke bromo kira2 kids friendly ga? Ada yg bawa balita kah?